Blog

blog

Kenali dan Cegah Gangguan Insomnia

    Pernahkah Anda terbangun di tengah malam, menatap langit-langit kamar laluingin tidur kembali tetapi tidak bisa? Seringkah Anda berbaring di tempat tidur sambilmengingat masa lalu, mengkhawatirkan masa kini dan masa depan, hingga berjam-jam berjuang untuk tertidur? Sulitkah bagi Anda untuk tetap tidur pulas dan akhirnya Anda terus-menerus terbangun beberapa kali di tengah malam?Atau mungkin Anda bangun lebih awal dari yang diinginkandan merasa masih lelah setelah bangun tidur? Jika salah satu dari contoh-contoh ini pernah Anda alami, kemungkinan besar Anda menderita insomnia.

    Apa itu Insomnia? Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kualitas tidur yang buruk. Hampir setengah dari orang dewasa pernah mengalami insomnia dalam hidupnya, dan sekitar 10 % mengalami insomnia kronis berkepanjangan. Apa saja gejala insomnia? Orang yang menderita insomnia kesulitan untuk tidur di malam hari, sering terbangun di tengah malam dan sulit untuk tidur kembali, atau bangun lebih awal dari yang direncanakan. Biasanya di siang hari terjadi masalah seperti kantuk yang berlebihan,merasa tidur tidak menyegarkan, lemah dan kurang berenergi, sulit berkonsentrasi, mudah lupa, serta gangguan mood dan perilaku seperti lekas marah dan mudah tersinggung. Akibatnya terjadi penurunan kinerja di kantor atau sekolah, timbul masalah dalam hubungan pribadi dan profesional,kualitas hidup menurun, resiko kecelakaan di tempat kerja atau saat mengemudi akibat lelah, serta muncul perasaan depresi.

    Apa penyebab insomnia? Penyebab insomnia akut bervariasi diantaranya rasa cemas atau kekhawatiran yang berlebihan, tekanan hidup, menerima kabar buruk, jet lag,kerja shift, adanya penyakit fisik,ketidaknyamanan emosi, faktor lingkungan (kebisingan, cahaya, atau suhu), efek stimulan (nikotin dalam rokok, kafein dalam kopi atau teh hitam, dan alkohol), serta obat-obatan tertentu. Saat kualitas tidur yang buruk terjadi 3 malam atau lebih per minggu selama sebulan atau lebih, maka akan terjadi insomnia kronis berkepanjangan. Penyebab insomnia kronis diantaranya adalah gangguan depresi, cemas, stres berkepanjangan, nyeri atau radang sendi, dan penyakit kronis seperti masalah pencernaan atau ketidakseimbangan hormon tubuh.

    Bagaimana mengatasi insomnia? Insomnia akut seringkali tidak memerlukan pengobatan, gejala biasanya hilang dengan sendirinya atau dapat disembuhkan dengan mempraktikkan kebiasaan tidur yang lebih baik seperti relaksasi, latihan pernapasan, menjaga waktu tidur dan jadwal bangun yang teratur,serta membiasakan tempat tidur hanya untuk tidur. Jika insomnia terasa berkepanjangan dan gejalanya mempengaruhi kehidupan sehari-hari,tidak dianjurkan untuk menggunakan obat-obatan yang dijual bebas karena efektivitas dan efek sampingnya dapat bervariasi dan tidak diinginkan. Langkah yang terbaik adalah mendiskusikan dengan dokter Anda, mungkin dibutuhkan perawatan medis atau kejiwaan untuk mengatasi penyebab yang mendasari insomnia.